Pengenalan Sensor Pada Pintu Otomatis! Bisa Diatur Lewat Jarak Jauh Juga?

Di zaman yang semuanya serba canggih, tentu saja banyak sekali alat yang telah diciptakan oleh manusia untuk dapat memudahkan aspek kehidupan yang ada. Salah satunya adalah pintu otomatis, di mana jenis pintu ini sendiri dapat terlihat di gedung-gedung, mal ataupun garasi rumah. Penggunaan pintu otomatis ini sendiri menjadi salah satu alat yang kerap dipakai agar lebih mudah bagi masyarakat dalam memasuki sebuah ruangan. Nah, pintu otomatis ini sendiri biasanya menggunakan banyak sekali metode sensor, salah satunya adalah sensor jarak jauh.

Pintu Otomatis

 

Sensor jarak pada pintu otomotasi sendiri diatur dengan menggunakan sistem remote, yang biasanya digunakan pada pintu garasi ataupun pintu gerbang. Untuk pengoprasiannya sendiri dibutuhkan kerja sama dengan kontraktor ME yang akan membantu Anda untuk mendapatkan pintu otomatis dengan sensor jarak jauh dengan fungsi maksimal. Selain pintu otomatis yang menggunakan sensor jarak jauh, ternyata ada beberapa sensor untuk pintu otomotis yang sering digunakan.

Jenis Sensor Pada Pintu Otomatis

Selain sensor jarak jauh, ada beberapa jenis sensor lainnya yang digunakan dalam penerapan pintu otomatis ini. Di mana setiap jenisnya mempunyai nilai kebutuhan yang berbeda-beda pada setiap jenisnya. Berikut ini adalah jenis sensor untuk pintu otomatis :

1. Sensor optik

Sensor ini sendiri menggunakan sistem tirai infra merah yang tentu saja tidak terlihat. Sensor ini sendiri akan bereaksi ketika ada seseorang yang menutup bagian yang masuk dalam tirai infra merah tersebut. Ketika ada seseorang yang menutupi sensor ini, maka secara otomatis pintu akan terbuka dan ketika orang tersebut sudah tidak menutupi area tirai infra merah maka pintu akan kembali tertutup. Hanya saja sistem sensor ini sendiri sering kali salah mengenali, sehingga terkadang pintu sudah tertutup lebih dahulu sebelum orang melewatinya.

2. Sensor gerakan

Secara sistem, sensor ini sama cara kerjanya dengan sensor gerakan. Di mana jika sensor tertutup maka secara otomatis pintu akan terbuka dan juga sebaliknya. Sensor gerakan ini sendiri juga dirasa lebih aman untuk menjadi dasar sistem untuk pintu otomotis yang lebih banyak dipilih.  Biasanya pemasangan intalasi listrik untuk sensor ini harus imbang dan juga tepat agar tidak terjadi kesalahan ketika pengoprasian.

Baca juga: Instalasi Jenis Sensor Berat Pada Lift dan Fiturnya

3. Sensor panas

Untuk sensor panas ini sendiri biasanya membutuhkan kontraktor ME handal untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam cara kerja dari sensor panas dapat dikatakan lebih akurat, di mana sensor akan menangkap panas dari gerakan seseorang. Jika orang tersebut diam, maka gelombang panas yang ditangkap sensor ini sendiri biasanya akan menyamakan panas dari orang tersebut dengan suhu sekitarnya. Ketika orang tersebut bergerak, maka sensor panas ini akan mendapatkan gelombang panas yang lebih panas dari suhu sekitar, di mana ini yang memicu pintu otomotis terbuka.

4. Sensor tekanan

Sensor yang satu ini sendiri biasanya terletak di bawah keset yang terletak di depan dan belakang pintu. Sensor ini sendiri akan bekerja jika menerima tekanan dalam jumlah tertentu. Sensor ini sendiri sering ditemukan di mall ataupun rumah sakit, di mana untuk pemasangan sendiri pengaplikasian instalasi listrik haruslah benar dan tepat.

Itu adalah beberapa jenis sensor pada pintu otomotis selain sensor jarak jauh. Untuk pemasangan sensor pintu otomatis baik menggunakan sensor jarak jauh atau lainnya, dibutuhkan kontraktor ME yang berpengalam dalam pemasangannya. Hal ini sendiri untuk mencegah kesalahan dari sensor yang tidak dapat membaca kehadiran seseorang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *